Selasa, 10 Juli 2018

Intro QBasic


     Pada praktikum pertemuan pertama ini kita belajar mengenai QBasic. QBasic itu adalah bahasa pemrograman untuk pemula.




Penjelasannya:

  1.    DIM, biasanya digunakan untuk mendeklarasikan variabel
  2.    String gunanya untuk menyimpan data bisa berupa huruf, angka dan simbol 
  3.    Integer digunakan untuk menyimpan data berupa angka saja, pada codingan yg diatas jika “DIM a AS STRING” diganti dengan “DIM a AS INTEGER” maka Input “masukkan nama anda : “, a , tidak akan bisa di ketik dengan huruf melainkan hanya dengan angka saja
  4.    Untuk “d = (b * .7) + (c * .3) / 2”, jika kita tidak mengetikkan tanda titik seperti “d = (b * .7) + (c * .3) / 2” maka hasil dari :
IF d >= 0 AND d <= 20 THEN PRINT "grade anda e"
IF d >= 21 AND d <= 40 THEN PRINT "grade anda d"
IF d >= 41 AND d <= 60 THEN PRINT "grade anda c"
IF d >= 61 AND d <= 80 THEN PRINT "grade anda b"
IF d >= 81 AND d <= 100 THEN PRINT "grade anda a"
Tidak akan muncul saat di jalankan program nya
  5.    Lalu pada INPUT "masukkan nama anda   : ", a , akan mencetak dari PRINT "nama mahasiswa : "; a , nah kata yg saya garis bawahi itu sebagai kode nya jika beda maka tidak akan saling terhubung
  6.    Lalu PRINT "" ini untuk memberi jarak antara input dan output nya
  7.    Setelah print, kita masukkan rumusnya dan akan dihitung  hasil nya oleh komputer, d = (b * .7) + (c * .3) / 2 , lalu ketikkan PRINT "nilai anda : "; d , untuk melihat hasilnya, nah huruf d yg saya garis bawahi itu memiliki hubungannya jika beda maka tidak akan muncul hasilnya.

Membuat Menu di Visual Basic


     Pada praktikum kali ini kita akan membuat program MDI pada visual basic, berikut penjelasannya

1. Pertama tama buka dulu VB nya
2. Lalu buat program mdi nya dengan mengklik kanan pada tulisan project yang ada di posisi kanan atas, lalu klik add MDI, lalu akan muncul seperti ini





3. Lalu klik kanan pada form MDI nya pilih menu editor lalu buat seperti ini





4. Lalu buat form sebanyak 3 kali



5. Pada form 1 buat lah seperti ini



6. Ketikkan pada command button ‘ok, clear, dan keluar seperti ini’



Dim umur as integer mengartikan umur itu sebagai integer atau bilangan bulat, form1.show berarti akan menampilkan form 1 nya, form1.label2.caption = ‘nama saya = “ & text1.text, maksudnya form1 dari caption yang ada di label 2 akan menghasilkan ‘nama saya’ dan inputan dari text1.text, begitu juga dengan yang sama seperti ini, lalu umur = 2017 I text4.text, berarti umurnya itu 2017 dikurang dengan angka inputan yang ada di text 4, lalu option value true, menyatakan bahwa dia benar,end if untuk mengakhiri program ‘ok’, lalu di command button clear, text1.text = “ “ berarti untuk menghapus teks 1 nya, begitu dengan yg lainnya, lalu ketikan form1. Hide untuk menyembunyikan form 1 nya, form2.show untuk menampilkan form 2nya. Berikut hasil outputannya



7. Lalu form 2 nya buat seperti ini





8. Ketikkan kodingannya seperti ini pada smua bagian command button




Untuk command button input, UTS, UAS, dan HASIL dijadikan sebagai integer atau bilangan bulat lalu uts nya ada di text 1, dan uas nya di text2, lalu if hasil >= 90 then text3.text = hasil, label5.caption = “grade A” berarti jika ‘hasilnya lebih dari 90 maka akan tecetak di label 5 begitu juga seterusnya sampai hasilnya kurang dari 60 maka akan mencetak ‘grade E’, end if untuk mengakhiri program if then nya. Lalu pada command menu diketikkan seperti itu agar saat di klik yang kluar adalah form MDI. Pada command next diketikkan seperti itu karena agar memunculkan form 3 dan menyembunyikan form 2 nya. Berikut hasil outputannya




9. Lalu buat form 3 nya seperti ini




10. Lalu ketikkan kodingannya seperti ini pada command button nya




For i = 1 to 3, brarti variabel I = 1 sampai 3, lalu for j = 3 to i step -1 berarti j nya itu 3 sampai I berkurang 1, print j untuk dapat menghasilkan outputannya, for I = 1 to 2, brarti variabel i 1 sampai 2, for j = 3 to  (3-1)  step -1, brarti 3 sampai 2 berkurang 1, lalu pada command clear ketikkan text1.text = clear, berarti akan menghapus text 1, lalu menu nya akan menyembunyikan form 2 dan menampilkan MDI form

Looping, dan Membuat Listbox & Command Button di Visual Basic


Di praktikum kali ini kita akan membahas tentang program List Box dan command button di visual basic.

1. Pertama-tama kita buat dulu seperti ini dengan menggunakan listbox dan command button.
.


2. Lalu kita ketikkan di for next 1 seperti ini





3. Untuk for next 2 ketikan seperti ini


List1.clear itu di list1nya  menghapus outputan sebelumnya, lalu for i =  20 to 1 step -1 jadi i nya itu akan menghasilkan outputan angka 20 sampai 1, lalu list1.additem “angka”  & i  list1 nya akan memasukan kalimat angka dan angka 1 sampai 20 dari variabel i begini hasil outputannya :


4. Lalu Do While kita ketikkan seperti ini



Lalu i = asc(“z”), asc digunakan untuk mengetahui nilai ASCII dari karakter z, lalu  do while i >= asc(“a”), berarti i akan melakukan ketika lebih dari sama dengan asc a, lalu list1.additem “huruf”  & i  list1 nya akan memasukan kalimat huruf dan angka 1 sampai 20 dari variabel I, chr(i) digunakan untuk mengetahui karakter dari nilai ASCII. Begini hasilnya;





5. Lalu Do until ketikkan seperti ini :


List1.clear itu di list1nya  menghapus outputan sebelumnya, lalu i = asc(“a”) asc digunakan untuk mengetahui nilai ASCII dari karakter a, lalu do until I > asc(“z”), lalu lakukan I sampai lebih dari asc z, lalu list1.additem “huruf”  & i  list1 nya akan memasukan kalimat huruf dan angka 1 sampai 20 dari variabel I, i = i + 1 jadi I nya itu akan ditambah 1 terus, lalu loop untuk melakukan perulangannya. Berikut hasilnya:



6. Lalu clear untuk menghapus outputannya dengan mengetikkan list1.clear






for..to..do di Pascal (membuat segitiga)


     Pada praktikum kali ini kita akan membuat program looping dengan menggunakan for..to..do.  Pada program pascal. Berikut akan saya beri penjelasannya:

1. Pertama-tama buka dulu program pascalnya.

2. Lalu ketikkan seperti ini:





3. Untuk penggunaan dari uses crt itu sepaket dengan clrscr yang gunanya untuk menghapus outputan dari program sebelumnya yang telah di running, uses crt itu merupakan unit untuk memanggil clrscr nya, jika kita tidak menggunakan uses crt dan clrscr maka akan jadi terlihat banyak dan kurang enak dilihat.

4. Lalu ‘write(‘masukan angka :’); readln(b)’ itu akan menncetak dari kalimat ‘masukan angka’ tsb, dan untuk ‘readln(b)’ itu jadi kita bisa memasukan inputan pada kalimat ‘masukan angka’ tsb.


5. Lalu   jadi, untuk a = 1 sampai b maka lakukan begin, b nya itu kan angka yang akan kita masukaan nanti, misalnya 4, maksud begin disini agar looping nya berjalan kebawah jika tidak ada begin maka looping nya akan kesamping, untuk c = 1 sampai a, jadi dimulai dari angka 1 sampai a, kemudian cetak c dia akan menghasilkan 1 to a, kemudian readln untuk dapat menjalankan programnya, dimana ada begin disitu pasti ada end. Jika kita tidak memakai begin maka hasilnya seperti ini menyamping:  



6. End. Untuk mengakhiri programnya. Berikut hasil programnya:






Kamis, 05 Juli 2018

Kondisi if then di Pascal


     Pada praktikum kali ini kita akan membahas tentang program kondisi if then dengan menggunakan ‘and’ pada Bahasa pemrograman pascal.

1. Pertama buka dulu pascalnyaa

2. Lalu ketikkan seperti ini




3. Lalu untuk penggunaan dari uses crt itu sepaket dengan clrscr yang gunanya untuk menghapus outputan dari program sebelumnya yang telah di running, uses crt itu merupakan unit untuk memanggil clrscr nya, jika kita tidak menggunakan uses crt dan clrscr maka akan jadi terlihat banyak dan kurang enak dilihat.

4. Untuk ‘var uts,uas:integer’ itu mendeklarasikan uas da uts nya sebagai bilangan integer atau bilangan bulat, ‘total:real’ mendeklarasikan total nya itu sebagai bilangan real atau decimal.

5. Lalu begin untuk memulai statemen-statement nya, lalu untuk memisahkan statementnya digunakan tanda ;


6. Kemudian  kita berarti akan memunculkan sebuah kalimat ‘masukan nilai uts’ dan ‘masukan nilai uas’ Karena kita diminta agar dapat memasukan angka/inputannya pada kalimat tersebut maka diketiklah ‘readln(uts)’ dan ‘readln(uas)’.

7. Lalu  totalnya menggunakan := Karena merupakan penanda khusus agar dapat dijumlahkan hasilnya.

8. Untuk   program and apabila statement 1 dan 2 nya true, maka akan valid, namun bila salah satu programnya false, maka akan invalid. Untuk pengertian dari yang diatas, jika total nya lebih dari atau sama dengan 80 dan total kurang dari 100 maka tulis total nilai anda, nah sehabis itu kan ada kalimat ‘total:0:0’ maksudnya 0 yang pertama itu memberi jarak sehabis ‘total nilai anda:’ dan untuk 0 yang kedua memberikan angka dibelakang komanya 0, jika kita ketik 2 maka angka yang aka nada dibelakang koma tersebut 2, begitu seterusnya, jika kita sudah memasuki kondisi terakhir jangan lupa berikan tanda ‘;’ pada statement terakhir.

9. Lalu readln; untuk mengeluarkan hasil dari program yang tealah kita buat.

10. End. Untuk mengakhiri program tersebut.

 

Insert pada Pascal


     Pada praktikum kali ini, kita diajarkan “INSERT” pada pascal, berikut penjelasannya:

1. Masuk dulu kedalam program pascal.

2. Lalu mengetikkan seperti ini:




3. Var a,b,c:string; itu berarti a,b,c nya dijadikan sebagai variabel string yaitu kalimat saja tidak boleh ada angka.

4. Begin untuk memulai programnya.

5. Clrscr digunakan untuk menghapus layer yang sebelumnya untuk penggunaan clrscr harus ada penggunaan uses crt nya terlebih dahulu.

6. Lalu untuk a := ‘gunadarma’; , a nya itu berisi ‘gunadarma’ dan menggunakan tanda khusus yaitu ‘:=’ tidak boleh dipisah begitu juga dengan b nya.

7. Insert (a,b,3); ,  jadi kita akan menyisipkan/memasukkan dari variabel a ke b di barisan huruf yang ke3, menjadi ‘lagunadarmaboratorium sistem informasi’, seperti ini





8. Lalu readln untuk membaca program nya atau program nya dapat dirunning.

9. End. Untuk mengakhiri programnya

Menghitung Luas Segitiga dengan Pascal


   Pada praktikum kali ini kita diajarkan bagaimana caranya membuat luas segitiga dengan menggunakan Bahasa pemrograman pascal.

1. Pertama kita  masuk dulu ke pascal nya lalu mengetikkan nya seperti ini



2. Lalu untuk penggunaan dari uses crt itu sepaket dengan clrscr yang gunanya untuk menghapus outputan dari program sebelumnya yang telah di running, uses crt itu merupakan unit untuk memanggil clrscr nya, jika kita tidak menggunakan uses crt dan clrscr maka akan jadi terlihat banyak dan kurang enak dilihat pada hasil outputnannya seperti ini





Namun bila kita menggunakan uses crt dan clrscr maka hasilnya akan seperti ini





3. Kemudian var a,t,luas:real;, itu digunakan untuk mendeklarasikan variabel nya untuk menjumlahkan dibagian statementnya, lalu luas:real berarti hasil dari luasnya itu bilangan real/desimal
4. Lalu begin untuk memulai statemen-statement nya, lalu untuk memisahkan statementnya digunakan tanda ;

5. Lalu write(‘masukan alas segitiga :’),  untuk write digunakan agar ketika kita memasukkan angka yang diinput akan berada dibaris selanjutnya, namun apabila kita memakai writeln maka angka inputannya akan berada dibaris yang baru, lalu ‘masukan alas segitiganya itu merupakan karakternya atau kalimatnya yang akan dihasilkan, untuk readln(a), itu digunakan agar dapat membaca dari var a yang telah kita ketikkan sebelumnya begitu juga yang lainnya

6. Untuk yang luas := itu sebagai tanda khususnya : dan = itu sepaket apabila salah satu nya tidak diketikkan maka akan eror.

7. Lalu write(‘luas segitiga adalah:’, luas) nah luas nya ditaro didalam kurung karena dia memakai tanda khusus := jika ditaruh diluar kurung itu akan eror.


8. Saya disini akan mencoba merubah sedikit agar hasil dari luas segitiga nya agar menjadi 2 angka dibelakang koma, dengan cara memasukkan :0:2 , nah 0 nya itu sebagai jarak antara kalimat yang luas segitiga adalah: lalu 2 nya agar hanya 2 angka yang ada dibelakang koma dan agar terlihat lebih simple saja seperti ini




Dan ini perbedaannya outputnya

Tanpa :0:2 



 pakai :0:2


9. Readln; untuk membaca dari yang luas segitiga adalah

10. End. Untuk mengakhiri program